Selasa, 26 Oktober 2010

Perintah-perintah yang sering digunakan pada OS Windows. Pertintah-perintah tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

ASSOC Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
ATTRIB Menampilkan atau mengubah atribut file.
BREAK Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
CACLS Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
CALL Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP Menampilkan atau mengubah active code page number.
CHDIR Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHKDSK Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
CHKNTFS Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS Menghapus layar..
CMD Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
COLOR Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
COMP Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL Menghapus satu atau beberapa file.
DIR Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY Mngedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
ERASE Menghapus satu atau beberapa fie.
EXIT Keluar dari program CMD.EXE.
FC Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR Mencari string dalam file.
FOR Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
FTYPE Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
IF Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
LABEL Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD Membuat direktori.
MKDIR Membuat direktori.
MODE Mengkonfigurasi system device.
MORE Menampilkan hasil perlayar..
MOVE Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
PAUSE Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
POPD Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT Mencetak file teks.
PROMPT Mengubah command prompt Windows.
PUSHD Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD Menghapus direktori.
RECOVER Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN Mengubah nama file.
RENAME Mengubah nama file.
REPLACE Menggantikan file.
RMDIR Menghapus direktori.
SET Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
SETLOCAL Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
SHIFT Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
SORT Mensortir input.
START Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
SUBST Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
TIME Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
TREE Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
TYPE Menampilkan isi dari sebuah file eks.
VER Menampilkan versi windows.
VERIFY memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
VOL Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
XCOPY Menyalin file dan pohon direktori.
Untuk informasi lebih spesifik tentang suatu perintah, ketik “HELP nama-perintah” di DOS prompt
ASSOC Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
ATTRIB Menampilkan atau mengubah atribut file.
BREAK Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
CACLS Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
CALL Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP Menampilkan atau mengubah active code page number.
CHDIR Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHKDSK Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
CHKNTFS Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS Menghapus layar..
CMD Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
COLOR Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
COMP Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL Menghapus satu atau beberapa file.
DIR Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY Mngedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
ERASE Menghapus satu atau beberapa fie.
EXIT Keluar dari program CMD.EXE.
FC Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR Mencari string dalam file.
FOR Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
FTYPE Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
IF Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
LABEL Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD Membuat direktori.
MKDIR Membuat direktori.
MODE Mengkonfigurasi system device.
MORE Menampilkan hasil perlayar..
MOVE Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
PAUSE Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
POPD Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT Mencetak file teks.
PROMPT Mengubah command prompt Windows.
PUSHD Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD Menghapus direktori.
RECOVER Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN Mengubah nama file.
RENAME Mengubah nama file.
REPLACE Menggantikan file.
RMDIR Menghapus direktori.
SET Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
SETLOCAL Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
SHIFT Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
SORT Mensortir input.
START Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
SUBST Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
TIME Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
TREE Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
TYPE Menampilkan isi dari sebuah file eks.
VER Menampilkan versi windows.
VERIFY memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
VOL Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
XCOPY Menyalin file dan pohon direktori

Minggu, 24 Oktober 2010

SWOT

SWOT adalah suatu strategic framework analysis yang digunakan untuk company level atau pun business unit-nya.
Jadi ini analisis dilakukan terhadap entity, yang dalam case bapak adalah terhadap diri Bapak.

mua yang kita ketahui tentang diri kita dengan mengacu pada SWOT tadi. Tentu saja kita harus jujur, karena akan di-check dengan tool lain. Biasanya bila kita membual dari sisi 'content' maka akan ketahuan, katakanlah pada saat di-interview.

Apa yang kita tuliskan juga sekaligus bisa memberikan gambaran mengenai apa yang ada didalam diri kita... misal: cara berpikir, dsb.

Mudah2-an apa yang saya tambahan memberikan manfaat. Bila masih ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan kita bahas lagi bersama.SW berupa internal analysisnya, sedangkan OT adalah externalnya.

Namun SWOT analysis tidaklah berguna jika tidak ada action plan dan sering dibilang dari SWOT --> So What yaitu berupa strategy identification dan ini bisa di realisasikan terhadap value chain company saat ini yang di modify terhadap short, mid dan long term plannya. Dalam case Bapak saya pikir setelah menceritakan kekuatan/kemampuan (positif), kelemahan (negatif), kesempatan diluar diri dan ancaman terhadap diri Bapak, kemudian So What yang menurut saya bagaimana kemampuan (S) bapak tersebut didayagunakan se optimal mungkin untuk men-tackle ancaman (T) dan grab kesempatan (O) yang ada.

Agak meluas dari SWOT adalah Industry analysis, karena SWOT tidak akan berjalan jika tidak melihat the big picture alias Industry-nya. Dalam case bapak, saya pikir industrinya adalah proses aplikasi pekerjaan dengan competitornya adalah para pelamar kerja.

Secara singkat, step by step berikut: (SWOT analysis ada di step ke-5)
1. Industry dan Competitor Analysis : kita identify Dominant Industry Characterisctis
2. Competitive Analysis: bisa menggunakan Michael Porter's Five Forces Analyis
3. Competitive Position of Major Companies: yang bisa narrow down menjadi 5 sampai 2 competitor terbesar
4. Competitor Analysis: dengan identify Industry Key Suscces Factores, dan hasilnya adalah berupa Strategic Group Map yaitu positioning kita terhadap competitor lainnya
5. Company Situation Analysis: dengan identify Strategic Performance Indicatior dan SWOT analysis
6. Competitive Strength Assessment: di rate berdasarkan Key Success Factor
7. Strategy Identification: kemudian me-modify current value chain

Selasa, 19 Oktober 2010

LINGKUNGAN HIDUP


LINGKUNGAN HIDUP.

Semua hal yang terjadi merupakn kehendak Yang Maha Kuasa. Manusia hanya bias berencana, namun Tuhan-lah yang menentukan. Sat hal yang terjadi di luar kuasa manusia adalah bencana alam. Bencana alam merupakan konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik, seperti letusan gunung,gempa bumi, tanah longsor) dan aktivitas manusia.hal ini menunjukkan ketidakberdayaan manusia dan bisa jadi merupakan akibat dari kurang baiknya menejeman keadaan darurat, sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan striuktural, bahkan sampai memekan korban jiwa.
Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan (vulnerability) yang juga tinggi tidak akan member dampak yang luas jika anusia yang berbeda disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Konsep ketahanan bencana  merupakan valuasi kemampuan sisten dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi, mencegah dan menangani tantangan-tantangan serius yang hadir.

Bencana dapat diatasi,,
Langkah-langkah yang dapat digunakan dalah sebagia berikut:
a)pengungsian:
                memindahkan orang(dan apabila memungkinkan juga binatang dan harta benda),kedaerah yang aman dari bencana.pengambilan keputusan untuk melakukan pengungsian adalah hal yang penting pada saat bencana.
b)perencanaan proses pengungsian bertujuan untuk:
                -mencegah dan mengurangi terjadinya korban,jiwa dan harta benda.
                -memudahkan proses bantuan dari pihak luar,dan
                -memberikan pertolongan dan mengurangi penderitaan korban.
c)perencanaan penungsian juga meliputi beberapa persiapan yang harus dilakkan,antara lain:pencatatan                             data penduduk,pengarahan,mendata rumah sakit atu klinik trdekat dll.
d) Kelompok Masyarakat Penanggulangan Bencana (KMPB) merupakan suatu organisasi penanggulangan bencana yang di bentuk di daerah rawan bencana,dimana para anggotanya merupakan penduduk daerah rawan bencana tersebut.
e) Tuga utama KMPB ini adalah untuk mengurangi penderitaan masyarakat yang tertimpa bencana, meliputi:
·         Menyelamatkan dan meringankan penderitaan para korban bencana. Anggota KMPB bertugas mengevukuasi dan member pertolongan pertama pad korban bencan. Setiap anggota KMPB harus mampu melakukuan tugasnya dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih.
·         Mencari bantuan dari luar dan member informasi ke nedia-media untuk disebarkan-luaskan. Setelah bantuan datang, menyalurkan dengan adil dan ikhlas agar bantuan itu sampai di tangan yang membutuhkan.
·         Berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat yang tertimpa bencana dan bekerja-sama dengan pihak-pihak yang membantu
f) KMPB dibagi menjadi 10 regu yang masing-masing memiliki yugas khusus, antara lain: Regu Deteksi Dini (R1), Regu P3K (R2), Regu Tandu (R3), Regu Perintis (R4), Regu SAR (Search and Rescue-R5), Regu Pengungsian (R6), Regu Pemadam Kebakaran (R7), Regu Kamanan (R8), Regu Administrasi (R9), Regu Kesejahteraan (R10)

Rabu, 29 September 2010

Evolusi Teori Manajemen dan tanggung jawab sosial manajer.


Evolusi Teori Manajemen dan tanggung jawab sosial manajer.


³Aliran Manajemen Ilmiah (scientific Management Theory)
Tokoh:
- Frederick A. Taylor (1856-1915)
- Henry L.Gantt (1861-1919)
- Frank B. Gilberth (1868-1924) &
  Lilian M. Gilberth (1878-1972)
Menerangkan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas apapun, dan untuk menyeleksi, melatih dan memotivasi pekerja. Tujuannya adalah kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas 
Filosofis 4 Prinsip dasar :
³Perkembangan manajemen ilmiah yang sebenarnya, jadi metode terbaik untuk dapat melaksanakan setiap tugas dapat ditentukan.
³Seleksi ilmiah para pekerja, sehingga setiap pekerja akan diberi tanggung jawab melakukan tugas yang paling cocok dengannya.
³Pendidikan dan pengembangan ilmiah para pekerja.
³Kerjasama bersahabat dan secara pribadi antara manajemen dan tenaga kerja.
Sukses dari prinsip-prinsip tersebut, memerlukan “revolusi mental yang lengkap” dari para manajer dan tenaga kerja.

Mempertimbangkan sistem insentif dari Taylor.
³Memberikan motivasi kepada karyawan yang mampu menyelesaikan tugas yang dibebankan melalui insentif /bonus.
³Mencatat kemajuan pekerja dan dilakukan secara terbuka serta dicatat pada bagan balok induvidual (bagan Gantt).

Gilberth bersaudara
³Mempelajari kelelahan dan gerakan serta memfokuskan pada berbagai cara untuk mendorong kesejahteraan pekerja.
³Perhatian Manajemen terhadap pekerja, terutama dalam mencari gerakan yang paling ekonomis sehingga dapat meningkatkan moral pekerja.
Tujuan akhir dari manajemen ilmiah adalah membantu para pekerja mencapai potensial penuh sebagai manusia.
Evolusi Teori Manajemen (2)
³Teori Organisasi Klasik
Tokoh :
- Henry Fayol (1841-1925)
-Max Webber (1864-1920)
- Mary Parker Follett (1868-1933)
-Chester I. Barnard (1886-1961)
Menumbuhkan kebutuhan untuk menemukan pedoman pengelolaan organisasi kompleks.
 

Henry Fayol
Manajemen adalah suatu ketrampilan yang dapat diajarkan jika prinsip dasarnya di pahami.
14 Prinsip Manajemen Fayol :
1.Pembagian Tugas 11. Keadilan
2.Wewenang 12. Stabilitas Staff
3.Disiplin 13. Inisiatif
4.Kesatuan komando 14. Semangat Korps
5.Kesatuan dalam Pengarahan
6.Kepentingan Individual di bawah kepentingan umum
7.Imbalan
8.Sentralisasi
9.Hierarki
10.Susunan

Max Webber
Organisasi apapun mempunyai orientasi pada berbagai sasaran memerlukan pengendalian peraturan dari semua aktivitasnya dengan hati-hati.  
³Mengembangkan sebuah teori mengenai manajemen birokrasi yang menekankan pada kebutuhan akan hierarki yang ditetapkan dengan ketat untuk mengatur peraturan dan wewenang denga jelas.
³Organisasi ideal pastilah sebuah birokrasi yang aktivitas dan tujuan dipikirkan secara rasional dan pembagian tugas dari para karyawan dinyatakan secara jelas.
³Evaluasi prestasi kerja harus didasarkan pada keunggulan.
 
Marry Parker Follett
Manajemen adalah seni melaksanakan pekerjaan lewat orang lain.
³Memperkenalkan bagaiman hubungan manusia dan struktur organisasi.
³Kelompok merupakan tempat individual dapat menggabungkan bakat yang berbeda-beda menjadi sesuatu yang lebih besar.
³Fungsi control (pengendalian)yang “utuh” memperhitungkan bukan hanya individual dan kelompok, tetapi juga pengaruh dari faktor-faktor lingkungan seperti, politik, ekonomi dan biologi.
Follet membuka jalan bagi teori manajemen untuk mengikutsertakan hubungan yang lebih luas, baik dari dalam organisasi maupun dari luar batas organisasi.  
Chester I. Barnard
Mengidentifikasi organisasi informal, dan mempromosikan efektivitas mengenali dan menggunakan kelompok informal di tempat kerja,
³Orang berkumpul bersama dalam organisasi formal tidak dapat mencapai  tujuan jika bekerja sendiri-sendiri. Tetapi, dalam mengejar sasaran organisasi mereka juga harus memuaskan kebutuhan individual masing-masing.
³Zone of indifference (area of acceptane) ; kecenderungan yang mengkondisikan individual dapat menerima perintah yang berada dalam rentang tanggung jawab atau aktivitas yang sudah dikenal.
³Semakin banyak aktivitas yang termasuk di dalam zona tidak penting , semakin lancar dan semakin kooperatif sebuah organisasi.

Evolusi Teori Manajemen (3)
³Aliran Tingkah Laku : Organisasi adalah Manusia
Tokoh : (behavioral scientist)
Elton Mayo (1880-1949)
Abraham Maslow
Douglas McGregor
Aliran tingkah laku muncul sebagai akibat dari pendekatan klasik tidak berhasil mencapai produksi efisien dan harmoni di tempat kerja yang memadai. Pada Aliran ini, digolongkan 2 pendekatan yaitu : Gerakan hubungan manusia dan Pendekatan ilmiah Tingkah laku 

Elton Mayo
Gerakan hubungan manusia

Penelitian manusia dalam lingkungan kerja :
³Pekerja yang mendapatkan perhatian khusus akan berkerja lebih baik dan dapat meningkatkan produktivitas.
³Pekerja akan bekerja lebih keras jika mereka percaya pihak manajemen memperhatikan kesejahteraan dan perhatian khusus.
³Kelompok informal (lingk. Sosial dari karyawan) memiliki pengaruh positif terhadap produktivitas. 

Abraham Maslow & Doglas McGregor
Pendekatan Ilmiah tingkah laku
³Maslow : kebutuhan yang memotivasi manusia untuk mendapatkan kepuasan dapat dibuat hierarki. Kebutuhan peringkat bawah harus dipuaskan terlebih dahulu sebelum kebutuhan peringkat yang lebih tinggi dapat dipenuhi.
³McGregor : membedakan 2 asumsi dasar alternatif mengenai manusia dan pendekatan mereka terhadap pekerjaan. 2 asumsi tersebut memunculkan teori X dan teori Y.
Teori X : pandangan tradisional tentang motivasi --> pekerjaan yang dibenci oleh karyawan yang harus diberi motivasi dengan paksaan uang dan pujian.  
Teori Y : pekerja/orang sudah memiliki motivasi untuk bekerja melakukan pekerjaan dengan baik.
 
Evolusi Teori Manajemen (4)
³Aliran ilmu Manajemen
pendekatan masalah manajemen dengan penggunaan teknik matematik untuk membuat model, menganalisis dan menyelesaikan. (Management science school)
³Riset Operasi (Operational research) : teknik matematik untuk membuat model, menganalisis dan menyelesaikan masalah manajemen.

Evolusi Teori Manajemen (5)
Perkembangan Muthakir Teori Manajemen
³Pendekatan Sistem :
Pandangan organisasi sebagai sistem yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian-bagian yang saling berkaitan.
Kata kunci : Subsistem, sinergi, open system & close system, System boundary, flows, feedback(umpan balik).
³Pendekatan kontigensi
Pandangan bahwa teknik manajemen yang paling baik memberikan kontribusi untuk mencapai sasaran organisasi mungkin bervariasi dalam situasi atau lingkungan yang berbeda.
Pandangan ini sering juga disebut pendekatan situasional.
³Pendekatan Keterlibatan Dinamik (dinamik engagement)
Pandangan bahwa waktu dan hubungan manusia mendesak manajemen untuk memikirkan ulang pendekatan tradisional dalam menghadapi perubahan yang terus menerus berlangsung dan cepat.
 
Simpulan :
³Manajemen dan Organisasi merupakan produk dari sejarah, keadaan sosial dan tempat kejadian. Belajar teori manajemen membantu kita untuk membantu kita memahami manajemen dan organisasi yang semakin kompleks.


Sumber: rudylatu.googlepages.com/EvolusiTeoriManajemen.ppt



Tanggung Jawab Sosial manajer Perusahaan(PT. Asuransi Jiwasraya (Persero)

 

Senin, 23 Juli 2007
Jakarta, Sesuai dengan program pemerintah yang mengharuskan setiap perusahaan untuk menyisihkan sebagian keuntungan perusahaan untuk Pengembangan Pengusaha Kecil dan Bina Lingkungan (PKBL), Jiwasraya juga berupaya merealisasikan hal tersebut melalui beberapa kegiatan yang bersifat rutin dalam bentuk bantuan modal bagi pengembangan usaha kecil maupun beberapa kegiatan yang terkait dengan pengembangan bina lingkungan.

Sepanjang tahun 2006 pengembangan bina lingkungan dilakukan dalam bentuk bantuan perusahaan untuk pembangunan rumah ibadah (mesjid) di wilayah Bandung Timur sebesar Rp. 23 juta. Adapun penyaluran bantuan tersebut disampaikan melalui kantor cabang Jiwasraya di Bandung Regional Office. Bantuan lain yang juga diberikan perusahaan bagi pengembangan lingkungan adalah sumbangan bencana gempa bumi di Yogyakarta pada bulan Mei 2006 sebesar Rp. 20 juta yang penyalurannya dilakukan melalui Kementerian BUMN serta Rp.150 juta yang penyalurannya secara langsung melalui koordininasi dengan kantor cabang di Yogyakarta. Adapun bentuk bantuan yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat setempat tersebut beraneka ragam, mulai dari sembako, material bangunan sampai dengan modal usaha.

Selain hal tersebut setiap tahun perusahaan juga mengadakan aksi donor darah dalam rangka memperingati HUT perusahaan yang jatuh pada tanggal 31 Desember. Aksi donor darah ini dilakukan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Jakarta, dan pada tahun 2006 tercatat lebih dari 120 orang karyawan & agen Jiwasraya yang berada di wilayah Jakarta mendonorkan darahnya demi kemanusiaan.
Sumber: www.jiwasraya.co.id/detailberita.php?id=142&lang=id